Home » , » Sifat-Sifat ALLAH dan Selawat

Sifat-Sifat ALLAH dan Selawat

Written By Rachmat.M.Flimban on Jumat, 29 Juli 2022 | 04.10

Print Friendly and PDFPrint Artikel ini

Category  : Bab 2 Sifat-Sifat Allah

Transcribed On: Rachmat.M.m,a,Flimban

Sifat-Sipat Allah

Sebagai Hamba Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang beriman, kita harus dan wajib mengetahui sifat-sifat yang dimiliki oleh penciptanya. Ada sifat wajib dn ada pula sifat mustahil bagi Allah yang wajib kita ketahui. Jumlah sifat wajib dan sifat mustahil yang wajib kita ketahui ada 20 (dua pulu).

Berikut ini adalah 20 sifat yang wajib dan 20 sifat yang mustahil serta satu sifat Jaiz bagi Allah Subhanahu wa Ta'alah, adalah:

 

Sifat-Sifat Allah

1

Wujud

A'dam

2 Qidam Hudus
3 Baqa' Fana
4 Mukhalafatu Mumatsalatu lil hawaditsi lilhawaditsi
5 Qiyamuhu Binafsihi Ikhtiaju lil ghairi
6 Wahdaniya Ta'adud
7 Qudrat Ajzun
8 Iradat Karaha
9 ILMU Jahlun
10 Hayat Mautun
11 Sama Shamamun
12 Bashar A'ma
13 Kalam Kharasun
14 Qadiran A'jizan
16 Kalam Kharasun
14 Qadian A`jizan
15 Muridan Karihan
16 'Aliman Jahilan
17 Hayyan Mayyitan
18 Sumi'an Ashamman
19 Basiran A'ma
20 Mutakalliman Abkama

Sifat Jaiz yang dimiliki oleh Allah adalah fi'lu kulli mumkinin au tarkuhu yang artinya Allah berhak membuat sesuatu Penjelasan tentang sifat-sifat Allah tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

  1. Sifa Wujud

Sipat wujud ini apabila dilihat dari segi bahasannya mempunyai arti "ada". yang dimaksud "ada" antara Allah dengan makhluk adalah lain. Adanya makhluk termasuk diri kita karena ada yang menciptakan. Sedangkan yang dimaksud "ada" untuk Allah adalah ada, tetapi tidak ada yang menciptakan. Kita telah berbohong pada diri kita sendiri bila kita mengatakan bahwa seluruh makhluk dan alam ini tidak ada yang menciptakan. Padahal Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah menciptakan kita dan semua makhluk di dunia ini, karena hal ini merupakan kebenaran nyata/aksioma yang tidak dapat ditolak lagi.

Lain halnya dengan kejadian antara seluruh alam ini dan makhluk, ada wujud Dzad Allah itu tidak mempunyai sebab.

Tetapi seluruh alam dan semua makhluk ini merupakan sesuatu yang baru (hudus). Jadi dapat dikatakan bahwa seluruh alam dan semua makhluk ini adalah baru karena ada yang menciptaka, yaitu Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dari penjelasan tersebut kita diwajibkan untuk menerima bahwa sifat wujud hanya dimiliki oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

    Bukan hanya orang Islam saja yang wajib mempercayai dalam membahasa sifat wujudnya Allah Subhanhu Wa Ta'ala. Tetapi sebenarnya orang-orang kafir juga percaya akan adanya Allah.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam Al Qur'an sebagai berikut;

وَلَنِ سَاَلتَهُم مَّن خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَألآرضَ لَيَقُولُنَّ اللهُ قُلِ ألحَمدُ لِلهِ بَل آكثَرَهُم لَاَيَعلَمُون

Dan Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka : "Siapakah yang menciptakan langit dan Bumi"?  

Tentu mera akan menjawab; "Allah" Katakanlah;Segala puji bagi Allah" ; tetapi kebanyakan merekatidak mengetahui. (QS. Lukman 25)

Jika kita melihat ayat tersebut maka kita dapat memperhatikan bahwa orang-orang kafir juga mengakui adanya Tuhan.

Tetapi pengakuan mereka berbeda dengan pengakuan kita. Menurut mereka Tuhan dapat di gambarkan dan dilambangkan dalam berbagai bentuk, anataran lain digambarkan dalam bentuk patung, ular, bulan, bintang dan sebagainya. Sedangkan menurut kita Tuhan tidak akan sama dan tidak  akan menyerupai dengan segala sesuatu. Jadi keyakinan seperti ini merupakan keyakinan yang sesat dan syirik. Walaupun mereka mengakui adanya Tuhan, tetapi pengakuan mereka itu tidak sah, Dan nantinya mereka akan mati dalam kekufuran dan neraka tempatnya yang abadi.

Sebenarnya akal manusia tidak akan menerima jika ada yang mempunyai pendapat bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala, itu bersifat A'dam (tidak ada).

Akal akan dapat menerima kalau orang tersebut Berkata bahwa Allah itu wujud. Hakikatnya, adanya Allah itu hukumnya wajib. Dan kita harus meyakini adanya Dzat Allah. Jangan sampai kita tergelincir, karena apabila tergelincir oleh salah satu sebab, maka tergelincirlah aqidah kita dankita akan nebjadi orang yang sesat.

Kita perhatikan orang-orang kafir yang atheis, pada saat mereka tertimpa musibah atau mereka menderita sakit yangtidak juga sembuh maka mereka akan berdoa untuk kesembuhannya walaupun dia tidak langsung menyebut nama Tuhan. Merekatetap meyakini adanya Dzat yang mempunyai kekuasaan tetapi meyakini adalah Dzat yang mempunyai kekuasaan. Tetapi apabila permintaan mereka dikabulkan maka mereka tetap kafir dan merasa tidak lagi membutuhkan Dzat ini. 

Dalam hati nurani manusia sebenarnya tetap mengakui adanya Tuhan. Walaupun ada orang yang tidak mengakui adanya Tuhan karena membenci agamaa misalnya membenci Islam atau Kristen karena sesuatu sebab.

Mungkin rasa berketuhanan merupakan salah satu sifat fitrah yang dimiliki

oleh manusia. Akan tetapi untuk mengenal Tuhan tidak diperbolehkan dengan cata berkhayal seperti yang dilakukan oleh orang-orang kafir.

Sifat 'adam adalah sifat mustahil bagi Allah. Sifat 'adam merupakan lawan dari sifat wujud. Adam artinya tidak ada. Karena adanya makhluk dan alam semesta ini pasti ada yang menciptakan. Allah yang menciptakannya.

Jika Allah tidak ada maka tidak akan ada makhluk dan semesta ini.

BERSAMBUNG ; 2. SIFAT QIDAM

Sumber articles  : Disalin dari Buku Khasiat Asmaul Husna SIPAT; 20.

Rewritten by : Rachmat Machmud  end Republished by : Rachmat.M.Flimban

Kembali Keatas

Hari ini :
Share this article :


 
Support : Ajaran Islam | Central Sela Raya | Redaksi
Copyright © 2013. TUNTUNAN ISLAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger