Home » , , » Amalan Bulan Rajab, F. Sembelihan Rajab

Amalan Bulan Rajab, F. Sembelihan Rajab

Written By Rachmat.M.Flimban on Rabu, 07 Mei 2014 | 19.44

Print Friendly and PDFPrint Artikel ini

Dikutip dari eBook: Ensiklopedi Amaalan di Bulan Rojab
Penulis eBook Oleh : Ustadz Abi Ubaidah dan Ustadz Abi Abdillah حفظهما الله


F. SEMBELIHAN RAJAB

Category  : Manhaj

Termasuk adat jahiliyah dahulu, menyembelih hewan di bulan Rajab sebagai pengagungan terhadapnya. Sebab, Rajab merupakan awal bulan haram –menurut mereka– sebagaimana dikatakan Imam Tirmidzi dalam Sunannya 4/96. Tatkala Islam datang, secara tegas telah membatalkan acara sembelihan Rajab serta mengharamkannya sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Di antaranya hadits dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

لاَ فَرَعَ وَلاَ عَتِيْرَةَ

Tidak ada fara’ dan athirah.1

Dalam riwayat lainnya dengan lafazh “larangan”:

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْفَرَعَ وَالْعَتِيْرَةِ

Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang fara’ dan athirah.2

Dan riwayat Imam Ahmad رحمه الله dalam Musnadnya 2/229 dengan lafazh:

لاَ عَتِيْرَةَ وَلاَ فَرَعَ فِي اْلإِسْلاَمِ

Tidak ada athirah dan fara’ dalam Islam.

Berkata Abu Ubaid –ulama pakar bahasa–, “Athirah adalah sembelihan yang biasa dilakukan di masa jahiliyah pada bulan Rajab untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada patung-patung mereka.3

Abu Dawud رحمه الله berkata, “Fara’ adalah unta yang disembelih orang-orang jahiliyah dipersembahkan bagi tuhan-tuhan, kemudian mereka makan. Lalu kulitnya dilemparkan ke pohon. Adapun athirah adalah sembelihan pada sepuluh hari pertama bulan Rajab.”4

Demikianlah pembahasan yang dapat kami tulis. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Amiin.[]

--------------------------------------------------------------------------------

1. HR. Bukhari 5473, 5474 dan Muslim 1976.
2. HR. Nasa’i 4220, Ahmad 2/409, dan al-Ismaili sebagaimana dalam Fathul Bari 8/596.
3. Fathul Bari 8/598 oleh Ibnu Hajar.
4. Aunul Ma’bud 7/341, 8/24 oleh Syaraful Haq Azhim Abadi.

Publisher of the article by :Ibnumajjah.com

Rewritten by : Rachmat Machmud end Republished by :Redaction

Kunjungi : Perumnas I Selada Raya Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah



Ingin Mendapat Tambahan Pahala dan Terkabul Do'a?
Sebarkan Artikel ini, agar Anda mendapat Pahala Berbagai Ilmu Bermanfaat Do'kan kebaikan untuk kami, agar Anda mendapat Kebaikan Yang sama
 
Do'akanlah agar pengelola website ini beserta keluarga besarnya Allah jadikan panjang umur dan bertakwa, diampuni segala dosa, sehat-kaya-bahagia hingga akhir usia. Dengan mendo'akan kebaikan untuk kami, Insya Allah Anda mendapat kebaikan yang sama.

Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Do'a seseorang muslim untuk saudaranya ketika saudaranya tidak mengetahuinya adalah do'a yang mustajab (terkabulkan). Disisinya ada malaikat yang bertugas (mengaminkan do'a-nya). Setiap kali dia mendo'akan kebaikan untuk saudaranya, malaikat tersebut berkata : Amin, engkau akan mendapatkan yang sama dengan-nya." {HR. Muslim no. 2733}.
Share this article :


 
Support : Ajaran Islam | Central Sela Raya | Redaksi
Copyright © 2013. TUNTUNAN ISLAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger